PERAN KEPALA MADRASAH SEBAGAI INOVATOR DALAM MENINGKATKAN INNOVATIVE WORK BEHAVIOR GURU PENDAMPING KHUSUS DI MIT AL-MADINAH PONOROGO
DOI:
https://doi.org/10.21154/edumanagerial.v4i1.5179Abstract
Heterogenitas dan keberagaman di sekolah inklusi menjadikan peran Guru Pendamping Khusus (GPK) sangat krusial, terutama dalam mengakomodasi kebutuhan peserta didik. Namun, tantangan utamanya adalah kurangnya kesiapan guru dalam memilih sumber dan metode pembelajaran yang sesuai dengan heterogenitas kelas. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk mengembangkan perilaku kerja inovatif atau Innovative Work Behavior (IWB). Dari berbagai faktor yang memengaruhi IWB, kepemimpinan menjadi salah satu aspek terpenting. Kepemimpinan kepala madrasah yang efektif, didukung oleh kecerdasan emosional guru, memainkan peran penting dalam mendorong inovasi di lingkungan pendidikan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang datanya diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Strategi kepala madrasah dalam menjalin komunikasi yang harmonis dapat dicapai melalui pendekatan personal dan kepemimpinan humanis, menciptakan hubungan kerja yang setara dan suportif melalui penyediaan ruang pertemuan rutin yang partisipatif, responsif serta kolaboratif. (2) Keterampilan kepala madrasah dalam menciptakan gagasan baru dapat dicapai melalui penerapan pendekatan bottom-up model, memfasilitasi akses terhadap berbagai sumber belajar, serta memberikan dukungan nyata terhadap pengembangan kompetensi GPK. (3) Kemampuan kepala madrasah dalam mengembangkan model pembelajaran yang inovatif dapat dicapai dengan melakukan peninjauan dan evaluasi terhadap modul pembelajaran, memperkuat struktur kolaboratif dengan mendelegasikan peran, serta menyederhanakan kurikulum ajar berdasarkan kebutuhan individual siswa.
References
Dasmo, et al. Perilaku Inovatif sebagai Pusat Pengembangan Profesional Guru pada Era Digital. Malang: Media Nusa Kreatif. 2022.
Herawati, and Rafni Fajrianti. “Peran Kepala Sekolah sebagai Inovator dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Sekolah.” Journal of Education Science (JES) 9, no. 1. 2023
Jong, Jeroen De, and Deanne Den Hartog. “Measuring Innovative Work Behaviour.” Creatifity and Innovation Management 19, no. 1. 2010
Komalasari, Dwi, et al. “Perilaku Kerja Inovatif Guru SMK Negeri di Jakarta Pusat.” Jurnal Pendidikan: SEROJA 2, no. 3. 2023
Liani, Siti, et al. “Peran Guru Pendamping Khusus pada Program Layanan Pendidikan Inklusi di TK Idaman Banjarbaru.” Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini 3, no. 1. 2021
Matthew, Miles, et al. Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebooks Edition 3. Singapore: SAGE Publications. 2014.
Mulyasa, Endang. Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung: Rosdakarya Remaja. 2018.
Nardo, Rio, et al. Perilaku Inovatif SDM dalam Organisasi (Kajian Teoritis dan Praktis). Bandung: CV. Media Sains Indonesia. 2022.
Ningrum, Wahyu Relisa, and Sri Muliati Abdullah. “Tinjauan Literatur: Perilaku Inovatif Pada Guru.” In Prosiding Seminar Nasional Fakultas Psikologi UMBY. 2021
Pedoman Khusus Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif tentang Pengadaan dan Pembinaan Tenaga Pendidik, Departemen Pendidikan Nasional Th. 2007.
Pratiwi, Brianita Riga, and Endang Parahyanti. “Peran Leader Member Exchange (LMX), Kepribadian Openness to Experiences, dan Harmonious Passion dalam Membentuk Perilaku Kerja yang Inovatif.” Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan 10, no. 1. 2022
Saskia, Yola, et al. “Peran Guru Pendamping Khusus (GPK) dalam Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar.” MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin 2, no. 4. 2024
Yusuf, Mayang Pramudita, and Arum Etikariena. “Perilaku Kerja Inovatif pada Perusahaan Rintisan: Peran Kepemimpinan Inklusif, Keamanan Psikologis, dan Pemberdayaan Psikologis.” Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) 9, no. 1. 2023
