Ketahanan Keluarga pada Pasangan yang Belum Memiliki Keturunan
DOI:
https://doi.org/10.21154/jelhum.v4i1.4413Abstract
This study aims to explore and understand the concept of family resilience in couples who do not yet have children in Balerejo Village, Kebonsari District, Madiun Regency. Family resilience is essential to study because even though they have not been blessed with children, these couples can still maintain the integrity and harmony of their household. This study is a qualitative study with a phenomenological approach. Data were collected through in-depth interviews with four couples who experienced the absence of children in their married life. Data analysis techniques were carried out thematically to find patterns of meaning that shape family resilience. The study results show that family resilience is formed through several essential aspects: open communication, emotional support between couples, involvement in religious activities, and utilization of social resources in the surrounding environment. In addition, couples also demonstrate the ability to manage psychological stress, develop survival strategies, and maintain hope for having children. The strength of interpersonal relationships, spirituality, and adaptation to reality influences the success of couples in preserving family integrity even without children. These findings provide important insights into family survival strategies and resilience, which can be used to strengthen social and psychological interventions for couples in similar situations.
References
Amany, L. (2018). Ketahanan keluarga dalam perspektif Islam. Jakarta: Pustaka Cendikiawan Muda.
Amirudin, N. M., & Rohmah, M. (2023). Posisi perempuan sebagai wali nikah: Metode istinbath hukum Khoiruddin Nasution. Journal of Economics, Law, and Humanities, 2(1), 2.
Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian suatu pendekatan dan praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Asrofi, M. T. (2006). Keluarga sakinah dalam tradisi Islam Jawa. Yogyakarta: Arindo Nusa Media.
Desmita. (2011). Psikolog perkembangan peserta didik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Eem, M., & Mashudi, E. A. (2018). Resiliensi; Kemampuan bertahan dalam tekanan, dan bangkit dari keterpurukan. CV. Pilar Nusantara.
Erchanis, H. P. (2019). Pengaruh resiliensi keluarga terhadap kesiapsiagaan bencana pada keluarga di pesisir pantai Kecamatan Sumur [Tesis, Universitas Negeri Jakarta].
Idrus, M. (2009). Metode penelitian ilmu sosial: Pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Jakarta: Erlangga.
Indah, P. S., Ifdil, & Yendi, F. M. (2019). Resiliensi pada single mother setelah kematian pasangan hidup. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 4(3), 79.
Joyakin, T., & Syamsuddin, A. B. (2023). Analisis sosial kesejahteraan keluarga dan bencana alam. Nas Media Pustaka.
Lubis, A. (2018). Ketahanan keluarga dalam perspektif Islam. Jakarta: Pustaka Cendikiawan Muda.
Mamang, E., & Sopiah. (2010). Metode penelitian pendekatan praktis dalam penelitian. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.
Mardiya. (2000). Kiat-kiat khusus membangun keluarga sejahtera. Jakarta: BKKBN Pusat.
Mawarpury, M., & Mirza, M. (n.d.). Resiliensi dalam keluarga: Perspektif psikologi.
Musyarofah. (2021). Pendidikan agama sebagai dasar dalam membangun ketahanan keluarga. Jurnal Studi Gender dan Anak, 8(02), 4.
Nurjan, S. (2018). Psikologi positif. Penerbit Titah Surga.
Permata Sari, I., Ifdil, & Yendi, F. M. (2019). Resiliensi pada single mother setelah kematian pasangan hidup. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 4(3), 79.
Qur’an Surah Ar-Rum (30:21).
Rahmi, S. (2021). Bimbingan dan konseling pribadi sosial. Syiah Kuala University Press.
Rosida, U. H. (2020). Relasi pasangan suami istri tanpa anak dalam membangun keluarga harmonis perspektif teori struktural fungsional Talcott Parsons [Tesis Magister, Al-Ahwal Al-Syakhshiyyah].
Santika, T. (2018). Peran keluarga, guru dan masyarakat dalam pembentukan karakter anak usia dini. JUDIKA (Jurnal Pendidikan Unsika, 6(2), 79.
Sangajadi, E. M., & Sopiah. (2010). Metode penelitian pendekatan praktis dalam penelitian. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.
Siti, Z., & Nizar, M. C. (2023). Ketahanan keluarga pasangan suami istri yang tidak mempunyai anak. Jurnal Ilmiah Sultan Agung, 2(1), 159.
Siti, Z., & Nizar, M. C. (n.d.). Ketahanan keluarga pasangan suami istri yang tidak mempunyai anak. Jurnal Ilmiah Sultan Agung, 2(1), 1158–1167.
Taurat, A. (2022). Upaya pasangan suami istri tidak memiliki keturunan dalam mempertahankan keharmonisan rumah tangga (Studi kasus di Desa Siru Kabupaten Manggarai Barat NTT). Al-Ihkam: Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah, Fakultas Syariah IAIN Mataram, 14(2), 161–184.



