Pola Komunikasi santri dalam Kegiatan Bahtsul Masai di Pondok Pesantren Nurul Qur'an Pakunden

Authors

  • Tarisma Khurin Mufarikah IAIN PONOROGO

DOI:

https://doi.org/10.21154/jusma.v4i2.5009

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji pola komunikasi santri dalam kegiatan Bah}thul Masa>‘il di Pondok Pesantren Nurul Qur’an Pakunden Ponorogo. Fokus utamanya adalah jenis, penerapan, dan hambatan komunikasi yang terjadi selama kegiatan. Metode yang digunakan mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang dominan adalah komunikasi kelompok, karena memenuhi lima karakteristik komunikasi kelompok menurut Roudhonah. Dalam penerapannya, santri menggunakan tiga jenis pola komunikasi: satu arah, dua arah, dan multi arah, yang disesuaikan dengan tahapan kegiatan. Hambatan yang dihadapi santri terbagi menjadi dua, yaitu hambatan personal (misalnya kurang percaya diri) dan hambatan semantik (misinterpretasi makna pesan). Pola komunikasi yang efektif dinilai sangat penting untuk mendukung keberhasilan diskusi dan pemahaman materi dalam forum keagamaan ini.

Downloads

Published

2025-09-26

How to Cite

Pola Komunikasi santri dalam Kegiatan Bahtsul Masai di Pondok Pesantren Nurul Qur’an Pakunden . (2025). JUSMA: Jurnal Studi Islam Dan Masyarakat, 4(2), 21-32. https://doi.org/10.21154/jusma.v4i2.5009