Analisis Bibliometrik Perkembangan Penelitian DNA Dalam Islam

Authors

  • Muhammad Farhi Asna Pascasarjana IAIN Ponorogo

DOI:

https://doi.org/10.21154/mutaallimuna.v1i2.5164

Abstract

Studi DNA merupakan inovasi penting dalam bidang bioteknologi dan forensik modern yang telah banyak dimanfaatkan dalam pembuktian hukum, khususnya dalam konteks identifikasi nasab, penyelidikan kriminal, serta kasus-kasus keperdataan dan pidana. Dalam ranah hukum Islam, teknologi ini mulai mendapat perhatian karena potensinya dalam memberikan bukti ilmiah terhadap perkara-perkara yang berkaitan dengan garis keturunan, warisan, bahkan kasus zina. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan literatur ilmiah tentang DNA dalam Islam selama kurun waktu 1970 hingga 2024. Metode yang digunakan adalah analisis bibliometrik dengan pendekatan deskriptif berbasis studi pustaka. Temuan awal menunjukkan bahwa tren publikasi mengalami peningkatan signifikan pada periode 2005–2015, dengan puncaknya pada tahun 2015. Hal ini menunjukkan adanya perhatian akademik yang meningkat terhadap kajian DNA dalam kerangka hukum Islam. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan gambaran umum mengenai dinamika penelitian DNA dalam Islam, tetapi juga mengidentifikasi peluang riset baru yang bersifat multidisipliner. Kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan studi-studi lanjutan yang mengintegrasikan sains modern dengan nilai-nilai syariah secara lebih kontekstual dan transformatif, sekaligus menjadi referensi penting bagi pembuat kebijakan dalam bidang hukum dan bioetika Islam.

Downloads

Published

2025-06-26

How to Cite

Analisis Bibliometrik Perkembangan Penelitian DNA Dalam Islam. (2025). Muta’allimuna: Journal Of Islamic Studies, 1(1), 50-65. https://doi.org/10.21154/mutaallimuna.v1i2.5164