Analisis Bibliometrik Islamic Social Finance (ISF) pada data Scopus
DOI:
https://doi.org/10.21154/mutaallimuna.v1i2.5530Keywords:
Bibliometric Analysis, Islamic Microfinance; Sustainable Development; Research Trends, Islamic Social FinanceAbstract
Islamic Social Finance merupakan kajian kontemporer yang tumbuh pada beberapa dekade akhir. Isu keuangan sosial Islam menjadi penting karena kebutuhan global untuk pengembangan kemanusiaan utamanya pada negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bobliometrik perihal publikasi Islamic Social Finance pada jurnal terindeks scopus 1987 - 2025. Analisis dilakukan untuk mengetahui tren perkembangan kajian Islamic Social Finance mulai dari sumber, nama penulis, asal negara, subyek penelitan, topik dan isu-isu dalam Islamic Social Finance. Kontribusi penelitian pada sumber ilmiah data scopus dengan analisis Bibliometric. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis bibliometri dari database Scopus dengan bantuan aplikasi Vos Viewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islamic Social Finance menempati posisi pusat dalam peta literatur global dengan konektivitas kuat terhadap tema zakat, islamic microfinance, sustainable development, corporate governance, dan maqasid al-shari’ah. Struktur klaster tematik mengungkap bahwa arah penelitian terbagi menjadi fokus pada inklusi keuangan mikro, tata kelola institusi, inovasi digital filantropi Islam, serta penguatan fondasi normatif syariah. Selain itu, visualisasi treemap menegaskan bahwa topik utama yang banyak diteliti adalah finance, sustainable development, banking, Islamic finance, dan konteks negara seperti Indonesia dan Malaysia, yang menunjukkan relevansi global sekaligus lokal. Temuan penulis paling produktif memperlihatkan dominasi akademisi internasional seperti Hassan MK dan Choudhury MA, serta keterlibatan peneliti Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang mengindikasikan peningkatan kontribusi ilmiah regional. Secara keseluruhan, hasil ini menegaskan bahwa penelitian mengenai pembiayaan mikro berbasis nilai Islam memiliki landasan teoretis, empirik, dan arah pengembangan yang sinkron dengan tren ilmiah global.